Sejarah merupakan ilmu yang dapat digunakan sebagai alat untuk membangun masa depan yang lebih baik. Sejarah juga bisa menjadi paduan bagi suatu negara maupun individu. Tanpa sejarah, manusia akan sulit untuk bisa memperbaiki keadaan yang telah berlalu. Sejarah bisa berkembang karena munculnya ide-ide baru yang ditemukan oleh manusia. Agar bisa mendapatkan informasi sejarah yang valid, kita harus langsung mendatangi sumber sejarah tersebut.
Perlu diperhatikan disini bahwa ilmuan sejarah tidak selalu memikirkan hal-hal yang ada di masa lalu. Banyak juga sejarawan yang justru memikirkan hal-hal yang akan datang di masa depan. Biasanya, orang-orang sejarawan yang memikirkan masa depan paling banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan. Itu terjadi agar perusahaan tersebut bisa melihat prospek di masa yang akan datang dalam hal pengembangan baik itu produksi maupun hal-hal lainnya.
Bagi sebagian orang, sejarah dipandang sebagai hal-hal masa lalu yang monoton dan membosankan. Itulah mengapa saat ini, sedikit sekali orang yang mau menjadi sejarawan. Oleh karena itu, saat ini banyak sekali hal-hal baru dalam metode pembelajaran sejarah kepada masyarakat. Agar sejarah terlihat menarik, bisa dirubah kedalam bentuk visual ataupun film. Novel sejarah maupun sejarah populer juga bisa digunakan sebagai sarana agar masyarakat bisa menghilangkan pandangan buruk tentang sejarah dan menjadi tertarik untuk melihat ataupun membaca sejarah tersebut.
Jika kalian ingin menjadi seorang sejarawan yang baik, ada beberapa hal yang harus dimiliki. Hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang sejarawan adalah harus suka membaca buku. Ini diperlukan karena dalam penelitian sejarah, jika kita membutuhkan data ataupun informasi tentang apa yang akan kita teliti, kita harus mengunjungi tempat yang terdapat arsip-arsip ataupun dokumen sejarah. Banyak sekali data yang harus kita baca dan kita harus teliti dalam membaca informasi yang ada dalam arsip tersebut. Oleh karena itu, kita diwajibkan untuk suka membaca buku.
Hal kedua yang harus dimiliki adalah, sejarawan harus selalu melihat perkembangan terkini dari berita yang ada di televisi maupun di dalam surat kabar. Ini juga sangat berguna bagi seorang sejarawan karena selain melihat berita maupun hal-hal yang ada di masa lampau, sejarawan juga dituntut untuk melihat berita masa kini. Jika tidak, maka sejarawan tersebut akan ketinggalan informasi terkini yang menyebabkan dia telah melewatkan satu sejarah penting yang sedang terjadi saat itu juga.
Hal ketiga yang tak kalah penting adalah, sejarawan harus tekun dan teliti dalam segala hal agar nantinya informasi sejarah yang kita dapatkan dari suatu sumber sejarah bisa terjamin keasliannya. Jangan sampai seorang sejarawan membohongi ataupun memanipulasi suatu kejadian sejarah karena hal tersebut dapat memperburuk masa yang akan datang. Jadi, sejarawan harus objektif dalam memilah data sejarah yang baik dan benar.
Terakhir, hal yang ke empat, seorang sejarawan harus memiliki mental dan fisik yang kuat. Ini sangat diperlukan karena sejarawan harus mencari data sejarah ke tempat yang dimana asal sejarah itu bermula dan mencari di arsip nasional baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Ini dilakukan agar informasi sejarah yang kita dapat bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Data sejarah yang diperoleh pun akan lebih bervariasi dan tidak berasal dari satu sumber saja.
Di dalam penulisan sejarah, sejarawan harus objektif (sesuatu yang ditulis secara fakta atau aktual) dalam menulis suatu sejarah. Sejarawan tidak boleh menggunakan opini dalam penulisan sejarah karena hal tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan keasliannya.
Dalam menulis sejarah yang baik, pertama, sejarawan harus mencari sumber baik itu melalui perpustakaan ataupun tempat-tempat lainnya. Setelah mendapatkan beberapa sumber, sejarawan harus mengkritik hasil yang telah didapatkan. Kemudian, sumber sejarah yang telah didapatkan harus dianalisa. Setelah proses analisa selesai, penulisan sejarah pun dapat dilakukan. Ketika sejarawan sudah selesai dalam menulis suatu sejarah, sejarah tersebut harus dibaca kembali dan direvisi mana yang benar dan mana yang salah. Selain itu, sejarah tersebut harus di urutkan sesuai dengan kronologisnya.
Menjadi seorang sejarawan bukanlah cita-cita yang patut diremehkan. Sejarawan justru merupakan orang yang penting di dalam kehidupan bangsa dan negara. Sejarawan dapat memberikan kontribusi kepada negara untuk konsep national building (pembangunan negara). Sejarawan harus memiliki rasa cinta tanah air untuk memperbaiki bangsa agar bisa menjadi lebih baik lagi. Selain itu, sejarawan juga bisa memberikan tulisan-tulisan masa lalu untuk memotivasi bangsa dan rakyat suatu negara. Ini sangat berguna untuk membentuk karakter pemuda dan pemudi agar memiliki jiwa cinta terhadap negara.
Dalam menulis sejarah yang baik, pertama, sejarawan harus mencari sumber baik itu melalui perpustakaan ataupun tempat-tempat lainnya. Setelah mendapatkan beberapa sumber, sejarawan harus mengkritik hasil yang telah didapatkan. Kemudian, sumber sejarah yang telah didapatkan harus dianalisa. Setelah proses analisa selesai, penulisan sejarah pun dapat dilakukan. Ketika sejarawan sudah selesai dalam menulis suatu sejarah, sejarah tersebut harus dibaca kembali dan direvisi mana yang benar dan mana yang salah. Selain itu, sejarah tersebut harus di urutkan sesuai dengan kronologisnya.
Menjadi seorang sejarawan bukanlah cita-cita yang patut diremehkan. Sejarawan justru merupakan orang yang penting di dalam kehidupan bangsa dan negara. Sejarawan dapat memberikan kontribusi kepada negara untuk konsep national building (pembangunan negara). Sejarawan harus memiliki rasa cinta tanah air untuk memperbaiki bangsa agar bisa menjadi lebih baik lagi. Selain itu, sejarawan juga bisa memberikan tulisan-tulisan masa lalu untuk memotivasi bangsa dan rakyat suatu negara. Ini sangat berguna untuk membentuk karakter pemuda dan pemudi agar memiliki jiwa cinta terhadap negara.
oleh : Em Wildan
Narasumber : Gayung Kasuma (Ahli Sejarah Klasik Indonesia Unair)
Pradipto (Ahli Sejarah Barat dan Amerika Unair)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar