Minggu, 01 November 2015



Oleh     : Em Wildan

Sumber: Dari Berbagai Narasumber


Perkampungan Ampel

Kawasan Ampel merupakan salah satu sentra perdagangan yang terletak di Surabaya. Kawasan ini terletak di bagian utara kota Surabaya. Daerah ini juga dikenal dengan istilah Kampung Arab. Komunitas Arab telah menghuni kawasan ini sejak berabad-abad silam, yaitu ketika para musafir yang berasal dari Hadramaut datang ke Pulau Jawa. Kawasan inilah yang menjadi saksi awal mula perkembangan Islam di Nusantara.

Perkampungan Ampel (2)

Ada beberapa versi yang menjelaskan tentang awal terbentuknya kelompok masyarakat yang bermukim di tempat yang kita kenal bernama Ampel saat ini. Versi yang pertama menjelaskan bahwa Sunan Ampel sudah berada di Ampel dan kemudian masyarakat mulai berdatangan ke kawasan Ampel. Mereka saling membaur satu sama lain hingga akhirnya terbentuklah perkampungan Ampel dan mulai dibangun masjid yang bernama Masjid Ampel.

Masjid Ampel

Sementara itu, versi yang kedua menjelaskan bahwa perkampungan dan masyarakat Ampel sudah ada sebelum Sunan Ampel masuk. Baru setelah Sunan Ampel masuk, masjid Ampel mulai dibangun dan menjadi tempat peribadatan disana. Masih ada banyak versi lain mengenai awal terbentuknya perkampungan Ampel. Tetapi kedua versi diatas merupakan yang paling banyak dipercaya dan dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Makam Sunan Ampel

Ampel ini dulunya dihuni oleh banyak sekali etnis. Namun, pada masa kolonialisme Belanda, masyarakat keturunan Arab dipaksa untuk bermukim di sekeliling Masjid Sunan Ampel agar ajaran agama mereka tidak mengkontaminasi ajaran agama dari Belanda. Oleh Belanda, kawasan ini disebut Arabsche Kamp atau Kampung Arab dan untuk mengawasi daerah tersebut, ditunjuklah satu orang yang bertindak sebagai Kapten Arab. Ketika penjajahan berakhir, masyarakat keturunan Arab yang sudah terlanjur kerasan tinggal di daerah tersebut memutuskan untuk tetap mendiami daerah tersebut. Inilah alasannya kenapa budaya Timur Tengah masih terasa sangat kental di daerah ini.

Pasar Ampel

Ciri khas yang ada di perkampungan Ampel adalah susunan rumah yang merapat antar satu rumah dengan rumah lainnya. Hampir semua bentuk fisik rumah di perkampungan Ampel sama. Di kawasan Ampel, banyak sekali para pendatang yang akhirnya menetap disana karena alasan pekerjaan. Rata-rata masyarakat Ampel bekerja sebagai pedagang. Etnis yang banyak menghuni perkampungan Ampel adalah masyarakat Arab, kemudian disusul Madura dan etnis-etnis lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar